Apakah puasa itu wajib?

Itu merupakah pertanyaan yang aneh dan tak patut dipertanyakan, sebab semua umat muslim bahkan non muslim pun mengetahuinya bahwa puasa itu wajib dan biasa dilakukan oleh umat muslim.
Tetapi yang perlu saya garis bawahi dengan jawaban pertanyaan diatas, bahwa puasa itu bisa tidak wajib.
Kenapa demikian, itu jika yang menjawab orang yang tidak melaksanakan puasa.

Coba kita lihat contoh cerita berikut. Ada 2 orang pedagang (Bakso dan siomay) yang melewati sebuah rumah dimana sedang duduk didepan rumah tersebut seorang pembeli yang sedang menunggu kedatangan si pedagang tersebut.
Kemudian si pembeli berteriak, “Bang Bakso, sini donk! Tolong bikinin 1 porsi ya!!!”.
Dengan segera dan semangat si tukang bakso datang ke tempat dimana sipembeli itu berada dan tanpa komando lagi dia langsung membuat semangkuk bakso sesuai pesanan si pembeli sementara pedagang siomay meneeruskan perjalanan melaju tanpa menghiraukan lagi apa yang dilakukan si tukang bakso dengan si pembeli tadi.

Dari contoh cerita diatas jelas sekali bahwa situkang bakso akan segera membuat semangkuk bakso ketika dengan jelas dia diseru untuk membuatnya oleh si pembeli. Mengapa si tukang siomay terus berjalan tanpa menghiraukan si pembeli, tentu saja jawabannya bahwa si tukang siomay tidak dipanggil oleh sipembeli’.
Begitu pun untuk perintah puasa sesuai firman Allah SWT berikut:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. (QS. Al-Baqoroh [2], 183)

Firman Allah SWT diatas adalah perintah puasa untuk orang-orang yang beriman, oleh karena itulah hanya orang-orang yang beriman yang merasa terpanggil oleh firman Allah tersebut.
Jika kita merasa bahwa kita termasuk orang yang beriman, maka wajib bagi kita untuk melaksanakan puasa tersebut. Dan jika sebaliknya merasa tidak beriman, maka tidak wajib untuk melaksanakan puasa.

Disitulah letak bahwa puasa itu tidak wajib, tentunya buat orang yang tidak beriman.

Wallahu’alam bissawab.

Wassalam, Diko.